Gedung Sekolah SMAN 96 Roboh, Gertak Desak KPK Turun Tangan

Andi gumilar Minggu | 21 November 2021 | WIB
Gedung Sekolah SMAN 96 Roboh, Gertak Desak KPK Turun Tangan
Foto: Istimewa

SwaraJakarta.com -
Jakarta - Ketua Umum Gerakan Rakyat Tolak Aktor Koruptor (Gertak), Dimas Tri Nugroho mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus Robohnya gedung sekolah SMAN 96 yang sedang direvitalisasi di Cengkareng, Jakarta Barat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan Anggaran sebesar Rp 33 Milyar untuk merevitalisasi sekolah tersebut. Anggaran renovasi sekolah itu masuk dalam APBD DKI 2021.

Dalam pengerjaan bangunan gedung sekolah di Cengkareng itu justru roboh serta sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Cengkareng.

Dimas menegaskan robohnya Gedung Sekolah SMAN 96 Cengkareng patut diduga ada unsur Korupsi pihak kontraktor dan konsultan serta meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta bertanggung jawab atas insiden ini.

Diduga kontruksi dan material yang digunakan itu tidak sesuai dengan (KAK) Kerangka Acuan Kerja dan PBI 71 sebagai Syarat Pelaksanaan Dalam Konstruksi Beton.

Sesuai pengamatan dilapangan dari sisi material yang digunakan tidak sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat Teknis Sehingga bangunan tersebut mengalami gagal konstruksi.

Dilihat dari besi material yang digunakan pada bangunan setinggi empat lantai itu tidak sebanding sehingga mengakibatkan gedung sekolah roboh.

Dimas mendesak KPK untuk mengusut kasus pengerjaan proyek gedung sekolah SMAN 96 yang roboh, serta menyeret pihak terkait diproses secara hukum. ( Hil -M )