Rumah Singgah CLOW di Somasi Oleh Clinic Hewan Hanya Karena Repost Postingan di Instagram Story

siskafebriana Selasa | 18 Mei 2021 | WIB
Rumah Singgah CLOW di Somasi Oleh Clinic Hewan Hanya Karena Repost Postingan di Instagram Story
Foto: Istimewa

SwaraJakarta.com - Swarajakarta.com-Jakarta | Rumah Singgah Clow (Cat Lovers in the World) yang bertempatkan di kawasan Parung Bogor di somasi oleh clinic hewan hanya karena merepost postingan kehilangan kucing yang di posting oleh account Instagram atas nama @radhiyan_petandcare. (18/05/2021).

Radhiyan_Petandcare menggandeng pengacara, Dohar Jani Simbolon & Partners melayangkan 2(dua) surat somasi pada tanggal 12 Mei 2021, Wahyu Wiyono alias Bimbim sapaan akrabnya mengaku sangat bingung saat diwawancarai di shelternya, beliau mengatakan dalam kasus ini hanya merepost postingan di instagram storynya yang mana hanya muncul 24 jam setelah itu hilang secara otomatis tentang kucing hilang tanpa ada tambahan kalimat lain seperti yang di tuduhkan oleh pihak Radhiyan_Petandcare dan team kuasa hukumnya kepada saya dan saya tidak ada berpikir macam-macam hanya dengan niat baik agar kucing yang hilang tersebut dapat cepat ketemu dan segera sembuh dari sakitnya, " ujarnya.

Menurut beliau tempat penampungan kucing di Parung Bogor, yang sehari-harinya merawat 780 ekor kucing sekarang sedang terkena imbas dikarenakan ada Somasi dari pihak salah satu Clinic hewan yang akan berujung kejalur hukum, dari berbagai pihak seperti awak media, para member CLOW pun meminta confirmasi terkait hal tersebut," ucap Bimbim saat wawancara.

Di akhir wawancaranya Bimbim mengatakan bahwa terkait hal ini harusnya terlebih dahulu konfirmasi kepada saya terlebih dahulu tanpa harus melaporkan saya ke pihak Kepolisian dan menaikkan berita di media online seolah-olah hanya ingin menunjukan bukti bahwa saya disomasi, dianggap bersalah dan menjadi tersangka" terangnya.

Pemilik Selter atau Rumah Singgah Clow berharap kejadian ini seharusnya dilakukan secara kekeluargaan, intinya saya berharap permasalahan ini jangan sampai berlarut terlalu lama, karena masalah ini bukan kesalahan saya, saya hanya "MEREPOST Postingan dari pemilik yang kucingnya hilang pada saat di titipkan di clinik tersebut karena keracunan" dan apabila kasus ini tidak bisa dilakukan secara kekeluargaan saya siap mengikuti proses hukum yang berlaku," tegas Bimbim (Siska)