Kosgoro 1957 Bangun Kerjasama Kementerian Perdagangan Bina Koperasi dan UMKM

Priyono Sabtu | 12 Juni 2021 | WIB
Kosgoro 1957 Bangun Kerjasama Kementerian Perdagangan Bina Koperasi dan UMKM
Foto: Istimewa

SwaraJakarta.com - Kosgoro 1957 Bangun Kerjasama Kementerian Perdagangan Bina Koperasi dan UMKM

Jakarta, Kosgoro 1957 menggelar Audiensi di kementerian perdagaan terkait pembicaraan lanjutan pada saat di hotel Fermont, acara Audiensi yang dilaksanakan pada hari jumat pagi 11/6/2020 di kementerian Perdagangan yang di hadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga,ketua DKI Jakarta Kosgoro 1957 Khairul Purba, Laras Sulistiyo Sekjen Kosgoro Kosgoro, Baskoro Sukarya Pembina Kosgoro dan juga para anggota Kosgoro 1957 lainnya.

Dalam audiensinya Kosgoro 1957 memberikan paparannya terkait bagaimana menyikapi tentang penjualan online yang diyakini dapat merusak sistem perdagangan yang ada di indonesia salah satunya yang disoroti terkait sistem penjualan online yang penjualannya berasal dari luar negeri terbilang sangat murah ,yang akan berdampak pada sistem perdagangan dalam negeri.
Kemudian dalam audiesinya juga Kosgoro 1957 memaparkan tentang bagaimana pentingnya peningkatan kegiatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), juga terkait bagaimana masyarakat bisa mendapatkan kridit untuk usahanya sehingga masyarakat dapat terbantu dalam meningkatkan perkonomiannya.

Melanjutkan pertemuan sebelumnya di hotel Fermont senayan akhirnya kami melakukan audiensi ke kementerian perdagangan untuk melakukan kerjasama untuk pengembangan terutama usaha - usaha kecil dan kemungkinan ada respon dari Wakil Menteri terkait kerjasama tersebut dan yang lainya dari segi ternak, ucap Ketua DKI Jakarta Kosgoro 1957 pada saat diwawancarai di kementerian Perdagangan seusai audiensi
Kemudian ketua Kosgoro mengatakan bahwa terkait perdagangan online memiliki kejangagalan yang menurut ketua tidak masuk di akal dikarenakan ada produk luar yang masuk kedalam negeri dengan harga yang cukup murah, tidak masuk di akal ini dan ini yang disampaikan ke Pak Wamen, sehingga produk - produk tersebut bisa diantisipasi jangan sampai produk kita ini tidak bisa berjualan itu jelas tidak fer, ujarnya.

Lanjut Purba, terkait pertemuan pada hari ini diharapkan kerjasama lebih kearah koperasi dan UMKM, bagaimana UMKM ini bisa berkembang dan bisa eksport keluar dan kami sebagai kepanjang tangannya ,begitu juga koperasi karena berdirinya kosgoro ini berasal dari koperasi, jadi kami berharap adanya bantuan bantuan itu dari pemerintah kami hanya sebagai kepanjangan tangan untuk bisa membantu rakyat, ucap Purba
Baskara Sukarya Pengusaha yang juga merupakan pembina diKosgoro 1957 beliau menambahkan, bahwa dalam rangka ketahanan nasional terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat dan memang kosgoro itu didirikan dengan tujuan bagaimana kita mengangkat masyarakat kita khususnya melalui pemberdayaan ekonomi, jadi sinergi dari pada yang disampaikan oleh anggota dewan kita khususnya dari departemen perdagangan kita harapkan kerjasama ini bisa memberikan pelatihan pembinaan kepada UMKM supaya mereka juga bukan kuat dikandang sendiri tetapi bahkan juga bisa mencapai tahap eksport, terang Baskara.

Beliau juga mengatakan, Produk - produk Indonesia kita lihat sebenarnya cukup bagus ,tetapi tidak ada akses ke pasar luar negeri, kemudian pembinaan dalam packejing supaya dengan packejing yang menarik bisa menambah nilai harga dan keuntungan daripada produk - produk kita yang memang kita tau sebenarnya kwalitasnya baik, terang Baskara saat diwawancarai awak media.

Lanjut baskara, Seperti yang disampaikan Pak WAMEN Perdagangan juga, bagaimana diawal harus dari diri jita sendiri yaitu cinta dari pada produk-produk sendiri dan bangga terhadap produk - produk Indonesia ini yang akan kita kembangkan dengan sinergi kerjasama antara kosgoro dengan kementerian perdagangan dengan tujuan pemberdayaan ekinomi masyarakat khususnya dalam rangka mengangkat kemiskinan dan sebagainya,jelasnya.

Diakhir wawancaranya Baskara mengatakan, harapan kami pemerintah dalam hal ini perangkatnya mereka bisa memberikan proteksi khususnya kepada pengusaha pengusaha kecil di Indonesia dengan berbagai kebijakan dengan cara memberikan fasilitas kredit yang murah supaya daya saing kita juga lebih baik dengan pengenaan tarif pada saat mereka impor walaupun secara global kerja sama antar negara tentunya ini tergantung kesepakan antar negara, tetapi bagaimana intinya peranan dari pada pemerintah memberikan poteksi khususnya kepada pengusaha pengusaha kecil sehingga mereka ada kesemoatan berkembang menjadi lebih besar memiliki daya saing tidak hanya di dalam negeri tetapi dengan pengusaha pengusaha dari luar negeri, tutup Baskara Sukarya (Red)