Formalin Desak KPK Periksa Dinas LH DKI Terkait Proyek Saringan Sampah Rp197,21 Milyar

Andi gumilar Sabtu | 24 September 2022 | WIB
Formalin Desak KPK Periksa Dinas LH DKI Terkait Proyek Saringan Sampah Rp197,21 Milyar
Foto: Istimewa

SwaraJakarta.com -
Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Nusantara ( FORMALIN ), Matadi biasa disapa Adong ini mendesak KPK agar memeriksa Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Terkait Proyek Saringan Sampah Yang Habiskan Anggaran Sebesar Rp197,21 Milyar.

Matadi menegaskan menurut Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Nama paket proyek yakni Pembangunan Saringan Sampah di Perbatasan. Pagu anggaran sebesar Rp197, 21 milyar. Proyek itu masuk kategori pekerjaan konstruksi dengan metode tender.

Pemilihan Januari 2022. Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, Satuan kerja Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air. Lokasi, Jakarta Timur.

Matadi mempertanyakan proyek Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengapa anggaran yang dialokasikan mahal, dan diduga ada markup dalam pembebasan lahan proyek.

Dinas LH DKI beralasan Proyek tersebut Harus membuat kali gedong di salah satu sisi sungai, agar proses pengambilan sampah menggunakan sistem saringan sampah, tidak menghambat atau mengganggu aliran air sungai.

Hal tersebut merupakan hasil rekomendasi teknis dari BBWSCC, selaku instansi yang berwenang memberikan rekomtek terhadap pembangunan ataupun pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan disepanjang Kali Ciliwung atau Cisadane.

Tercatat ada 33 bidang lahan yang terkena dampak proyek pembuatan saringan sampah di Sungai Ciliwung segmen Tanjung Barat.

Warga terdampak proyek saringan sampah di Sungai Ciliwung berada dilingkungan RT 05 RW 03 Kelurahan Tanjung Barat. ( Hlm )